Pengurus Besar Wanita Al-Irsyad berencana mendirikan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Wanita Al-Irsyad. Pendirian LBH ini diproyeksikan untuk berbasis di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Wanita Kelas II A Pondok Bambu, Jakarta Timur. Rencana ini juga telah mendapat dukungan dari Kepala Rutan Wanita Pondok Bambu dan Wali Kota Jakarta Timur.

“Kita berencana mendirikan LBH Wanita Al-Irsyad di sini. Dan kita sudah bicarakan dengan Kepala Rutan dan Walikota Jakarta Timur. Mereka mendukung,” kata Ketua Umum PB Wanita Al-Irsyad Fahimah Askar di Rutan Wanita Pondok Bambu, Jakarta Timur, Selasa (13/8/2019). LBH tersebut akan memberi bantuan hukum kepada warga binaan di Rutan Pondok Bambu.

“Mereka sangat setuju agar Wanita Al-Irsyad memberikan pelayanan hukum untuk warga binaan. Mudah-mudahan bisa terwujud sesegera mungkin,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Wanita Al-Irsyad sebelumnya juga telah membangun Masjid Al-Irsyad Al-Islamiyyah di Kompleks Rutan Pondok Bambu sebagai sarana ibadah dan pembinaan warga binaan serta untuk petugas Rutan.

Kepala Rutan Wanita Pondok Bambu, Eko Suprapti, membenarkan telah mendukung dan mengusahakan agar rencana ini dapat terwujud. Sementara itu, diketahui hingga kini sudah terdata sekitar 13 LBH yang berdiri di Rutan Wanita Pondok Bambu.

“Sebenarnya kami sudah ada 13 LBH disini, tapi nanti kami akan koordinasikan terkait rencana Al Irsyad ini dan akan kita usahakan agar rencana ini terwujud,” kata Eko kepada Republika.

Eko juga mengucapkan terima kasih kepada Wanita Al-Irsyad dan Pemerintah Kota Jakarta Timur atas perhatiannya kepada warga binaan.

“Saya selaku kepala rutan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah kota Jaktim dan Al isryad yang peduli sekali dengan keadaan warga binaan kami, dan 663 warga binaan kami Alhamdulillah seluruhnya dalam keadaan sehat,” kata Eko.*