Pengurus Besar Wanita Al-Irsyad bersama beberapa ormas wanita Islam lainnya bertemu dengan utusan dari Palestina yang sedang mencari dukungan rakyat Indonesia, khususnya Majelis Ulama Indonesia (MUI), untuk terus membantu perjuangan Muslimin Palestina, khususnya di Baitul Maqdis atau Al-Quds (Jerusalem).

Pertemuan itu difasilitasi oleh Dewan Pertimbangan MUI pimpinan M. Din Syamsuddin di Gedung Pertemuan MUI Pusat, Jl. Poklamasi 51, Menteng, Jakarta Pusat, pada 19 Februari 2020. Sedang PB Wanita Al-Irsyad diwakili oleh Ketua Bidang Organisasi dan Hubungan Antar Lembaga Mufidah Said Bawazir, SE,M.Si.M dan anggotanya, Siti Mutmainnah S.Pd.

Menurut utusan dari Palestina tersebut, Zionis Israel kini terus mencaplok tanah-tanah milik warga Palestina di Al-Quds, serta menawarkan untuk membeli tanah-tanah itu dengan harga sangat mahal asal warga Al-Quds keluar dai kota itu.

Dalam kesempatan tersebut, Wanita Al-Irsyad menyatakan selama ini organisasinya bersama beberapa organisasi wanita Islam lain telah bergabung dalam program “Kulluna Maryam” yang digagas oleh Adara Relief Internasional di bawah pimpinan Nurjannah Hulwani untuk membantu perjuangan Muslimin Palestina.*