Pengurus Wilayah Wanita Al-Irsyad DKI Jakarta menggelar seminar Smart Parenting dengan tema “Komunikasi Efektif dengan Mendongeng” di Ruang Auditorium Jakbook, Pasar Buku Kenari, Salemba, Jakarta Pusat, Ahad (24/11).

Dalam sambutannya, Ketua PW Wanita Al-Irsyad DKI, Helwa Al-Katiri mengatakan, mendongeng ini adalah suatu pelajaran yang unik, karena bagi anak usia dini cepat mudah untuk memahami.

“Sistem mendongeng sekarang juga berbeda dengan orang tua dahulu bercerita,” katanya.

Acara ini diikuti oleh pengurus dan anggota serta simpatisan Wanita Al-Irsyad dari DKI Jakarta dan Jawa Barat. “Saya merasa senang dan terimakasih banyak saya ucapkan untuk berbagai wilayah yang hadir dan dapat berkumpul dalam rangka seminar ini yang Insya Allah bisa diambil manfaatnya,” kata Helwa.

Ia berharap, semoga dengan pelatihan seminar ini ibu-ibu peserta yang hadir dapat membawa ilmunya kepada sekolahnya atau kepada anak-anaknya.

“Mudah-mudahan dapat bermanfaat, karena ibu adalah seorang pendidik pertama bagi anak-anaknya,” ujar Helwa.

Hadir sebagai pemateri Syaiful Amin atau biasa disapa Kak Ipulogi, seorang storyteller profesional dan motivator, yang telah berkeliling Nusantara untuk memberikan cerita menginspirasi, edukasi dan menghibur anak-anak.

Perhimpunan Al-Irsyad Al-Islamiyyah (Jam’iyat al-Islah wal Irsyad al-Islamiyyah) berdiri pada 6 September 1914 (15 Syawwal 1332 H). Tokoh sentral pendirian Al-Irsyad adalah Al-’Alamah Syeikh Ahmad Surkati Al-Anshori, seorang ulama besar Mekkah yang berasal dari Sudan.

Wanita Al-Irsyad adalah badan otonom pertama di lingkungan Al-Irsyad Al-Islamiyyah Wanita Al-Irsyad, yang berdiri di Muktamar 1939 di Surabaya.

Al-Irsyad Al-Islamiyyah memiliki cabang dan lembaga pendidikan di beberapa wilayah di Indonesia, di mana badan otonom Wanita Al-Irsyad nya mengelola Taman Kanak-Kanak dan Kelompok Bermain (PAUD) di puluhan kota-kabupaten.*