Pengurus Besar Wanita Al-Irsyad menyelenggarakan kajian rutin bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta bertempat di Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta, JL Taman Suropati No 7, Jakarta Pusat, Selasa (11/2).

Kajian rutin ini menghadirkan narasumber dr. Aisah Dahlan dengan mengambil tema “Mengenal dan Memahami Bahasa Cinta, Pasangan Hidup”.

Gubernur Anies Baswedan selaku tuan rumah mengucapkan selamat datang kembali pada segenap pengurus dan anggota Wanita Al-Irsyad dari Jakarta dan beberapa cabang di rumah dinasnya. “Tidak terasa waktu berjalan cepat. Rumah ini Alhamdulillah jadi tempat majelis taklim. Temanya cukup menarik mudah-mudahan bawa manfaat untuk semuanya,” kata Gubernur Anies Baswedan.

Kegiatan kajian di rumah dinas Gubernur DKI ini memang rutin diselenggarakan tiga bulan sekali. “Dan sejak rumah dinas ini dimanfaatkan untuk pengajian majlis taklim kita sudah dua kali mengadakan disini,” kata Ketua Umum Pengurus Besar Wanita Al-Irsyad Dra Fahimah Askar.

Setiap kajian, tema yang diangkat selalu berkaitan dengan keluarga dan pendidikan. Fahima mengatakan latar belakang mengangkat tema ini adalah karena mirisnya melihat fenomena kawin cerai di antara generasi muda, sehingga perlu adanya pemahaman yang tepat untuk menyampaikan kasih sayang.

Narasumber kajian kali ini adalah Dr Aisah Dahlan, seorang psikolog yang juga ahli neuro sains yang mampu menyampaikan materi dengan bahasa yang mudah dipahami untuk wanita, baik yang sudah lanjut usia maupun masih muda.

Tak hanya mengisi kajian, dr. Aisah Dahlan selama ini juga rutin memberikan bimbingan konseling bagi warga binaan di Rutan Pondok Bambu, yang selama ini dibina oleh Wanita Al-Irsyad. Fahimah berharap dengan kajian rutin ini dapat menambah ilmu pengetahuan baru bagi ibu-ibu. Karena seperti yang diketahui, ibu merupakan madrasah pertama untuk anak-anaknya.*

Sumber: Republika OnlineMinaNews