Kota Pekalongan, 10 Januari 2026 — Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Al Irsyad Al Islamiyyah, Prof. Faisol Nasar bin Madi, M.A., secara resmi membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LAZNAS Al Irsyad yang diselenggarakan di Hotel Nirwana, Kota Pekalongan, Sabtu (10/1). Rakernas LAZNAS Al Irsyad ini akan berlangsung selama dua hari, hingga 11 Januari 2026.
Rakernas LAZNAS Al Irsyad menjadi forum strategis untuk melakukan evaluasi program, menyusun arah kebijakan, serta merancang program kerja nasional tahun 2026. Jajaran pimpinan pusat dan daerah tampak hadir dalam pembukaan. Antara lain Fauzi bin Umar Arfan, S.Si., M.E. selaku Ketua Majelis Sosial dan Ekonomi (Sosek) PP Al Irsyad Al Islamiyyah, Umar Ahmad Basyarahil selaku Ketua PC Al Irsyad Al Islamiyyah Pekalongan, serta Hidayat, Sos. selaku Direktur LAZNAS Al Irsyad. Hadir pula perwakilan Wanita Al Irsyad Pekalongan dan Pemuda Al Irsyad Pekalongan.
Rakernas ini diikuti oleh pengurus LAZNAS Al Irsyad dari berbagai cabang di Indonesia, meliputi Surakarta, Karawang, Cirebon, Bandung, Jember, Banyuwangi, Tulungagung, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Purbalingga, Haurgeulis, Bogor, Pekalongan, Brebes, Surabaya, dan Purwokerto. Kehadiran peserta dari berbagai daerah tersebut menunjukkan soliditas organisasi dan semangat kolaborasi nasional LAZNAS Al Irsyad.

Ketua PC Al Irsyad Al Islamiyyah Pekalongan, Umar Ahmad Basyarahil, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan kepada Pekalongan sebagai tuan rumah Rakernas. Ia berharap Rakernas LAZNAS Al Irsyad mampu melahirkan langkah-langkah strategis dan visioner bagi penguatan peran lembaga zakat. “Saya terharu Pekalongan dipercaya menjadi tuan rumah. Insyaallah ini menjadi keberkahan dan menghasilkan keputusan terbaik,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Sosek PP Al Irsyad Al Islamiyyah, Fauzi bin Umar Arfan, menegaskan bahwa Rakernas ini merupakan momentum penting karena menjadi tahun krusial dalam perencanaan kerja LAZNAS Al Irsyad. Menurutnya, Kota Pekalongan memiliki potensi besar untuk menjadi pemicu kemajuan LAZNAS Al Irsyad secara nasional, meskipun sinergi antara pusat dan cabang masih perlu terus diperkuat.
Dalam sambutannya, Prof. Faisol Nasar menyampaikan apresiasi atas perkembangan LAZNAS Al Irsyad yang semakin membanggakan. Ia menegaskan bahwa Pekalongan merupakan cabang kedua yang lahir setelah Tegal dan kini menunjukkan perkembangan yang signifikan. Kehadiran pengurus LAZNAS dari seluruh Indonesia, menurutnya, menjadi bukti bahwa Pekalongan tidak berjalan sendiri, sekaligus menunjukkan kepada masyarakat bahwa Al Irsyad hadir dan berkontribusi nyata. Ia juga menekankan pentingnya penguatan publikasi dan kepercayaan publik untuk menggali potensi donatur yang besar.

Pada kesempatan yang sama, Direktur LAZNAS Al Irsyad, Hidayat, Sos., menyampaikan laporan program nasional dan internasional, antara lain pembangunan 60 unit rumah di Aceh Tamiang, 24 sumur bor di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, serta program sumur air bersih di Palestina. Rakernas LAZNAS Al Irsyad semoga menjadi tonggak penguatan peran lembaga zakat yang profesional, transparan, dan berdampak luas bagi umat.









