Hari ini, Selasa, 21 April 2021 Pimpinan Pusat Al-Irsyad Al-Islamiyyah diterima Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, Kantor Menteri Agama, Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Al-Irsyad Al-Islamiyyah, Ustadz Dr. Faisol Bin Madi beberapa hal penting. Pertama adalah perkembangan pendidikan, dakwah, dan kegiatan sosial ekonomi Jum’iyyah, yang patut disyukuri berjalan dengan baik. Kedua bahwa Al-Irsyad Al-Islamiyyah merupakan satu-satunya organisasi yang sah sebagai penerus para pendiri Al-Irsyad 1914. Ketiga, perlunya sinergi antara Al-Irsyad sebagai ormas Islam dan kemenag dalam berkiprah di berbagai bidang terutama di bidang pendidikan.

Dalam kesempatan itu juga dilaporkan kepada menteri bahwa kebutuhan Al-Irsyad untuk mendapatkan Rekomendasi sebagai Penyelenggara Pendidikan di seluruh tingkatan di seluruh Indonesia. Surat permohonan sudah lama disampaikan namun belum mendapatkan tanggapan semestinya.

Merespon semua itu, Menteri Agama menyatakan siap membantu dan bekerja sama dengan Al-Irsyad. Di antaranya dengan memberitahukan adanya program bantuan untuk pesantren. Beliau meminta agar Al-Irsyad memberikan list pesantren yang dikelola dengan beberapa data sehingga memungkinkan untuk dikerja samakan dengan kemenag.

Berkait dengan permohonan rekomendasi sebagai penyelenggara pendidikan Menteri berjanji untuk segera menerbitkan. “Tapi tolong, suratnya diperbaharui, sehingga saya bisa langsung eksekusi,” kata Menteri.

Akhirnya, menteri juga minta maaf karena beberapa program bantuan tidak bisa berjalan sesuai rencana. Ini akibat banyaknya dana yang dialihkan untuk program mengatasi Covid-19.

Dalam kunjungan ini Ketum Al-Irsyad Al-Islamiyyah disertai oleh wasekjen M Sugarbo, Wasekjen Bachtiar, dan Anggota majelis Dakwah, Salahudin Syam’ari.

Sekretariat Jenderal PP Al-Irsyad