Maluku, Jumat 6 Desember 2019, Pengurus Wilayah Maluku yang dipimpin oleh Ustadz Saiful Ali Maskati bersama 3 perwakilan Pengurus Wilayahnya berkesempatan mengunjungi sekolah SMP AL-Irsyad Al-Islamiyyah di pedalaman Pulau Seram, Tepatnya di Desa Tehua Kecamatan Telutih  Kabupaten Maluku Tengah. SMP Al-Irsyad Al-Islamiyyah Maluku ini  telah berdiri sejak  tahun 1990 atas swadaya masyarakat yg mewakafkan tanah yang luasnya hampir 10 hektar kepada Al-Irsyad, yang pada saat itu dipimpin oleh Ustadz Hadi Basalamah.

Dari total luas tanah hampir 10 hektar, baru sekitar setengah hektar luas tanah yang digunakan dan sisanya belum termanfaatkan. Dari kunjungan tersebut rencananya tanah sisa tersebut akan dibangun Pesantren dan/atau Boarding School  Al-Irsyad Al-Islamiyyah Maluku. Lokasi  ini cukup jauh dari kota Ambon yaitu dibutuhkan waktu sekitar 3 jam dengan  menyebrangi lautan ke ibukota Kabupaten, kemudian dilanjutkan dengan naik angkot ke selatan pegunungan pulau seram selama 3 jam dan setelah itu harus kembali menyebrangi  lautan dengan menggunakan perahu ketiting selam dengan waktu tempuh sekitar 2 jam.  Rencana Al-Irsyad Al-Islamiyyah Maluku membuat Pesantren atau asrama adalah agar hal ini dapat menjadi solusi  terkait jarak dan medan tempuh yang selama ini terkadang dikeluhkan.

Pada saat ini tercatat ada 205 siswa/i yang menuntut  ilmu di SMP Al-Irsyad Maluku. Dan semoga semakin meningkat untuk kedepannya. Al-Irsyad Al-Islamiyyah Maluku tentunya memiliki harapan besar  agar dapat menguatkan pendidikan di Maluku. Pengurus Al-Irsyad Wilayah Maluku yang kini didominasi oleh kawula muda memiliki semangat yang tinggi dan rencana-rencana segar untuk meningkatkan pendidikan di wilayah Maluku ini. Semoga harapan dan rencana yang telah tercanangkan dapat berjalan dengan baik sehingga cita-cita untuk menguatkan pendidikan di Maluku dapat tercapai.

-DKK-