Bondowoso – Nasib buruk dialami salah seorang bocah yang masih duduk di bangku kelas 5 SD. Selain tidak punya ayah, hidupnya juga pas-pasan. Ditambah dengan kondisinya yang menderita sakit jantung bocor. Kondisi ini membuat banyak pihak prihatin dan menyalurkan donasi.

Murid tersebut adalah Aura Cantika Mauludia, siswa kelas 5 SD yang tengah melakukan operasi jantung bocor di Jakarta. Saat ini tengah berjuang untuk sakit jantung bocor. Sudah empat kali operasi. Namun, masih harus operasi lagi. “Kali ini yang kelima, operasinya di Jakarta. Kami menggerakkan siswa untuk turut meringankan,” jelas Ustadz Mohamad Haryanto S Sej, salah seorang guru di Al-Irsyad, yang sempat menyalurkan donasinya.

Dijelaskan, Aura adalah siswa yang berasal dari keluarga sederhana. Sudah yatim sejak kecil. Selama ini, ibunya menjadi tulang punggung keluarga. Di saat sakit, sang ibu juga terus memberi support. Bahkan, di sekolah selama ini teman-temannya juga ikut men-support kesembuhan. “Di sekolah, tidak boleh susah berlebihan dan senang berlebihan, karena sakitnya itu,” ujar Ustadz Hary.

Saat ini, Aura tengah berjuang. Seluruh siswa mendoakannya. Bahkan, seluruh civitas academica Al-Irsyad Bondowoso mendoakan gadis 10 tahun tersebut. Dari sumbangan, terkumpul Rp. 7 juta. Dana itu diserahkan kepada keluarga.

Agenda pemberian donasi itu bertepatan dengan sarasehan Milad Al-Irsyad Bondowoso. Hadir Ketua Al-Irsyad Pusat Dr. H. Faisol Nasar bin Madhi, MA, Ketua Al-Irsyad Bondowoso Amin Bawazier, dan Ustadz Abdul Majid, guru senior di Al-Irsyad yang sempat menjadi DPRD Bondowoso 2 periode.

Dr. H. Faisol Nasar berharap pendidikan Al-Irsyad Al-Islamiyyah Bondowoso terus maju. Rencananya, lembaga ini akan menambah perpustakaan. Agar menjadi kawah candradimuka para santri. “Buat perpustakaan sebesar mungkin, agar menjadi rujukan ilmu,” terangnya.

Editor: Hafid Asnan
Reporter: Solikhul Huda
Fotografer: Solikhul Huda

Sumber: https://radarjember.jawapos.com/berita-daerah/bws/21/09/2020/aura-murid-kelas-5-penderita-jantung-bocor/