Majelis Sosial Ekonomi – Laznas Al-Irsyad mengadakan Rapat Kerja Nasional 2020. Rakernas kali ini mengusung tema “Optimalisasi Lajnah Sosek dan Laznas Mengawal Kebangkitan Al-Irsyad”, acara ini diadakan selama tiga hari sejak tanggal 14-16 Januari yang bertempat di Hotel Rosenda, Baturraden.

Ada tiga hal yang diusung dalam Rakernas tahun ini. Pertama, yaitu solidaritas majelis dan Lajnah Sosek. Kedua, memberikan wawasan lebih luas tentang wilayah garapan Sosek. Kemudian yang terakhir adalah penguatan peran Lajnah Sosek dan Laznas di setiap cabang Al-Irsyad.

“Besar harapan kami setelah acara Rakernas ini, dapat segera didirikan Laznas Al-Irsyad dan badan-badan usaha di setiap cabang Al-Irsyad”, tutur Ustadz Syarief Baasyir selaku ketua Majelis Sosek PP Al-Irsyad Al-Islamiyyah.

Rakernas ini diikuti oleh 32 peserta dari 14 cabang Al-Irsyad. Tersebar dari Jakarta sampai Sulawesi. Terdiri dari Pengurus Cabang, PB Wanita, PB Pemuda, dan Laznas Al-Irsyad daerah.

Peserta disuguhkan materi-materi yang sangat menarik sesuai kebutuhan Sosek, diantaranya yaitu kiat-kiat bagaimana strategi membangun lembaga zakat dengan modal terbatas oleh Direktur Baitul Maal Hidayatullah (BMH), peran ormas Islam dalam penanggulangan bencana Al-Irsyad oleh MDMC, fundraising digital oleh Baznas Pusat, zakat profesi oleh Ustadz Ibnu Rochi, Lc dan sharing pengelolaan badan usaha Al-Irsyad.

Sementara itu Ketua Umum PP Al-Irsyad, Ustadz Faisol Nasar bin Madi berharap agar Rakernas berjalan lancar dan membuahkan hasil baik yang bisa dirasakan oleh umat secara luas.