Oleh Ustadz Abdullah Hadrami

Kita semua sudah maklum bahwa saat ini sedang terjadi musibah pandemi covid-19 sehingga para ulama seluruh dunia menganjurkan untuk shalat Id di rumah saja di wilayah yang masuk zona merah.

Shalat Id di rumah pernah dilakukan oleh para salafush sholeh, diantaranya sahabat Anas bin Malik Radhiyallahu ‘Anhu sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Ibnu Abi Syaibah, Abdurrazzaq, Al-Baihaqi dan dijadikan hujjah oleh Imam Ahmad serta dikuatkan oleh para ulama ahli tahqiq kontemporer seperti Syaikh Ad-Duwaisy, dll.

Bahwasanya sahabat Anas bin Malik Radhiyallahu ‘Anhu di rumahnya di Zawiyah, jika tidak menghadiri shalat Id di Bashrah beliau kumpulkan istri, anak dan pembantunya, kemudian shalat Id bersama mereka di rumah 2 raka’at.

Walau Anda shalat Id di rumah insya Allah tetap mendapat pahala seperti shalat Id pada tahun-tahun sebelumnya, sebagaimana sabda Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam:

“Apabila seorang hamba sakit atau safar maka Allah tetap mencatat pahala untuknya seperti ketika sehat dan mukim” (HR. Bukhari).

Anda tidak perlu berkecil hati, karena ini semua disebabkan uzur syar’i, dan insya Allah Anda tetap mendapatkan pahala shalat Id sebagaimana yang biasa Anda lakukan setiap tahun.

Mari kita bantu para dokter dan semua yang telah berjuang dan berjihad di garis depan melawan covid-19 bahkan mereka siap menyerahkan harta dan nyawa mereka demi keselamatan kita semua, demi kemanusiaan.

Semoga Allah karuniakan kepada kita semua kesabaran dan keistiqamahan, dan semoga Allah segera angkat semua virus keburukan sehingga kehidupan menjadi semakin baik, aamiin ya Robb.